2. Joe Taslim (Dr. Martin) 9. Teuku Rifnu Wikana (Asep)
3. Lukman Sardi (Om Rudi) 10. Maudy Koesnaedi (Mama Soraya)
4. Aura Kasih (Ningsih) 11. Jeroen Lezer (Papa Edward)
5. Bima Azriel (Anton) 12. Kin Wah Chew (Bapak Martin)
6. Izzati Khanza (Angel Kecil) 13. Susan Bachtiar (Ibu Martin)
7. Ben Joshua (Let. Joko)
Produser : Hb Naveen, Frederica
Sutradara : Fajar Bustomi
Penulis : Upi Avanto
Produksi : Falcon Pictures
Sinopsis :
Dua kakak beradik yatim piatu, Anton dan Angel (kecil) terjebak dalam pemanfaatan anak terlantar untuk dijadikan sebagai pengemis jalanan. Anton, Angel, Ningsih, dkk diperbudak oleh Om Rudi bagaikan mesin uang tanpa batas. Mereka tak dapat menikmati masa kecil yang bahagia. Hingga suatu saat Angel ditimpa kecelakaan di Jalan Raya, yang mengundang warga sekitar. Ketika Angel sadar, ia ditinggal sendiri di Rumah Sakit. Sejak itulah ia terpisahkan dengan Anton. Setelah itu, ia tidak pernah mengetahui keberadaan Anton lagi.
15 tahun kemudian, di Sydney, Australia, berkat Papa Edward dan Ibu Martin, kedua orang tua angkat yang baik, Angel (Dewasa) tumbuh menjadi wanita yang pandai. Ia berhasil mewujudkan cita-citanya menjadi pengacara. Disana, ia bertemu Dr. Martin (Dokter Spesialis Jantung) yang baik dan jatuh cinta kepadanya. Mereka berdua merasa bahagia dan dapat berbagi pengalaman walaupun Angel masih dihantui masa lalunya karena teringat akan kakaknya. Oleh karena itu, ia kembali ke Jakarta untuk memberantas perdagangan anak terlantar hingga perdagangan organ tubuh manusia bersama teman-temannya yang pernah menjadi korban.
Kelebihan :
1. Film ini dibuat berdasarkan kisah nyata. Terdapat cerita tentang Anton dan Angel, kakak beradik yatim piatu yang pernah mengalami perdagangan anak terlantar untuk menjadi pengamen jalanan, hingga Angel berjuang untuk memberantas perdagangan anak terlantar hingga perdagangan organ tubuh manusia yang pernah ia alami bersama kakak dan teman-temannya.
2. Film ini sarat akan pesan moral karena film ini mengajarkan kita agar tidak memanfaatkan anak terlantar untuk menjadi mesin uang dengan memaksa anak untuk menjadi pengamen jalanan hingga memperdagangkan organ tubuhnya. Apapun alasannya, kita tidak boleh memperlakukan anak seperti itu agar seorang anak memperoleh hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
3. Alur cerita yang berlangsung secara beruntun dari Angel dan Anton yang merupakan kakak beradik yatim piatu karena orang tua kandungnya telah tiada. Mereka hidup tersiksa karena harus mengamen di jalan agar mendapatkan uang yang disetorkan kepada Om Rudi, Angel ditabrak mobil, Angel saat tumbuh dewasa dan Dr. Martin jatuh cinta kepadanya, hingga Angel ingat masa lalunya yang membuatnya harus membela agar Om Rudi dipenjara seumur hidup atas pemanfaatan anak jalanan untuk menjadi pengamen jalanan, serta pemerkosaan yang pernah dialami teman-temannya.
4. Flim ini membuat banyak orang terharu atas pemanfaatan anak terlantar (karena tidak memiliki orang tua kandung) untuk menjadi pengamen jalanan agar bekerja, sehingga mereka kehilangan masa kecilnya dan tidak memperoleh pendidikan yang layak. Sepatutnya kita bersyukur atas kehidupan yang layak yang kini dapat diperoleh walaupun harus bekerja keras.
5. Lagu-lagu yang dilantunkan dengan indah, yakni Ambilkan Bulan, Nina Bobo, dll. Lagu anak-anak ini ada karena ada tokoh yang memerankan Anton, Angel, dkk yang masih anak-anak. Film ini sempat ditutup oleh lagu religi agar penonton lebih beriman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kekurangan :
1. Terdapat hal-hal yang terkesan horor yang membuat saya sedikit ketakutan. Buktinya, terdapat rumah singgah anak terlantar yang tidak layak baginya,wajah dan busana Om Rudi beserta tongkatnya, dan benda-benda mistis lainnya.
2. Terdapat rokok dalam film tersebut. Buktinya, Ningsih merokok saat diajak ngobrol bareng Angel (Dewasa). Adanya rokok membuat penonton terpengaruh ingin merokok, terutama anak-anak dan remaja.
3. Terdapat adegan tindak kekerasan terhadap anak-anak yang tidak patut untuk ditiru, seperti mencambuk, mencelupkan kepalanya ke dalam air, dll. Hal ini dapat mempengaruhi siapa saja. Jika terdapat hal tersebut, anda tidak diperkenankan untuk menirunya. Jangan terpengaruh hal tersebut dan tetap tenang saat menonton.
Mohon bantuan dana untuk pengembangan blog ke rek. BCA 604 098892 9 a.n. Bernadus Andre Agusta W.
Kelebihan :
1. Film ini dibuat berdasarkan kisah nyata. Terdapat cerita tentang Anton dan Angel, kakak beradik yatim piatu yang pernah mengalami perdagangan anak terlantar untuk menjadi pengamen jalanan, hingga Angel berjuang untuk memberantas perdagangan anak terlantar hingga perdagangan organ tubuh manusia yang pernah ia alami bersama kakak dan teman-temannya.
2. Film ini sarat akan pesan moral karena film ini mengajarkan kita agar tidak memanfaatkan anak terlantar untuk menjadi mesin uang dengan memaksa anak untuk menjadi pengamen jalanan hingga memperdagangkan organ tubuhnya. Apapun alasannya, kita tidak boleh memperlakukan anak seperti itu agar seorang anak memperoleh hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
3. Alur cerita yang berlangsung secara beruntun dari Angel dan Anton yang merupakan kakak beradik yatim piatu karena orang tua kandungnya telah tiada. Mereka hidup tersiksa karena harus mengamen di jalan agar mendapatkan uang yang disetorkan kepada Om Rudi, Angel ditabrak mobil, Angel saat tumbuh dewasa dan Dr. Martin jatuh cinta kepadanya, hingga Angel ingat masa lalunya yang membuatnya harus membela agar Om Rudi dipenjara seumur hidup atas pemanfaatan anak jalanan untuk menjadi pengamen jalanan, serta pemerkosaan yang pernah dialami teman-temannya.
4. Flim ini membuat banyak orang terharu atas pemanfaatan anak terlantar (karena tidak memiliki orang tua kandung) untuk menjadi pengamen jalanan agar bekerja, sehingga mereka kehilangan masa kecilnya dan tidak memperoleh pendidikan yang layak. Sepatutnya kita bersyukur atas kehidupan yang layak yang kini dapat diperoleh walaupun harus bekerja keras.
5. Lagu-lagu yang dilantunkan dengan indah, yakni Ambilkan Bulan, Nina Bobo, dll. Lagu anak-anak ini ada karena ada tokoh yang memerankan Anton, Angel, dkk yang masih anak-anak. Film ini sempat ditutup oleh lagu religi agar penonton lebih beriman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kekurangan :
1. Terdapat hal-hal yang terkesan horor yang membuat saya sedikit ketakutan. Buktinya, terdapat rumah singgah anak terlantar yang tidak layak baginya,wajah dan busana Om Rudi beserta tongkatnya, dan benda-benda mistis lainnya.
2. Terdapat rokok dalam film tersebut. Buktinya, Ningsih merokok saat diajak ngobrol bareng Angel (Dewasa). Adanya rokok membuat penonton terpengaruh ingin merokok, terutama anak-anak dan remaja.
3. Terdapat adegan tindak kekerasan terhadap anak-anak yang tidak patut untuk ditiru, seperti mencambuk, mencelupkan kepalanya ke dalam air, dll. Hal ini dapat mempengaruhi siapa saja. Jika terdapat hal tersebut, anda tidak diperkenankan untuk menirunya. Jangan terpengaruh hal tersebut dan tetap tenang saat menonton.
Mohon bantuan dana untuk pengembangan blog ke rek. BCA 604 098892 9 a.n. Bernadus Andre Agusta W.